Kemarahan Rafael Leao ternyata ditujukan kepada Christian Pulisic
MaximalMilan - Rafael Leao ternyata marah kepada Christian Pulisic saat digantikan melawan Lazio, menurut sebuah laporan.
Pada menit ke-67 melawan Lazio terlihat sebuah insiden yang cukup menyita perhatian setelah Leao terlihat menolak keputusan pelatih untuk menggantinya. Penyerang Portugal itu ternyata sangat tidak senang dengan sikap Pulisic yang tidak memberikannya umpan padahal sudah membuka ruang di pertahanan lawan.
Tommaso Turci dari DAZN angkat suara tentang insiden tersebut dan membeberkan beberapa fakta, berikut komentar sang jurnalis disampaikan melalui MilanNews.
Komentar Tommaso Turci
"Di babak pertama, Leao dipanggil oleh Landucci, Magnanelli dan Corradi beberapa kali. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih, terutama dalam hal energi. Di babak kedua, Leao tampil lebih baik, tetapi baik dia maupun Pulisic tidak benar-benar bersinar."
"Momen yang membuat Leao marah adalah ketika ada ruang untuk berlari secara vertikal tetapi Pulisic tidak mengoper bola kepadanya. Leao sangat marah dan menyuruhnya pergi ke neraka. Fakta bahwa dia tidak terlalu banyak memainkan bola membuat emosinya meningkat setiap waktu. Pada menit je-67, Allegri memutuskan untuk mengganti Leao."
"Awalnya Allegri tidak ingin menarik keluar Leao dan berpikir untuk menarik Pulisic. Kemudian dia menuju Landucci dan pada akhirnya memilih untuk menarik keluar Leao. Saat dia pergi, Maignan juga mendekat."
"Leao kemudian menjelaskan kepada Allegri: 'Dia tidak memberikan bola kepada saya, dia tidak memberikan bola kepada saya'. Dan kemudian menyuruhnya juga untuk pergi ke neraka, dia marah karena pergantian pemain. Dia duduk dibangku cadangan bersama Mazzoji yang mencoba mengajaknya tos."
"Leao mulai melempar jaketnya, menendang kotak es dan bahkan botol air. Leao yang sangat emosional ingin memberikan dampak yang berbeda. Dia marah pada semua orang, Pulisic, Allegri, mungkin bahkan pada dirinya sendiri."


Tidak ada komentar