AC Milan dan Inter memiliki strategi pasar yang berbeda
MaximalMilan - AC Milan dan Inter memiliki visi dan misi yang berbeda untuk masa depan klub, menurut sebuah laporan.
Calciomercato.com melaporkan bahwa Milan dan Inter sedang mengalami era dengan tujuan keuangan yang sangat mirip. Kedua tim dimiliki oleh dana Amerika Serikat, Rossoneri dimiliki oleh RedBird Capital, sedangkan Oaktree Capitas adalah pemilik Nerazzurri.
Era pasca Covid menjadi awal mula kelahiran kembali dari kedua klub ini. Kas Milan sebelumnya dimulai dari kerugian sebesar €96 juta dan setelah diambil alih Elliott Management, klub akhirnya mampu mencapai laba sebesar €6 juta pada musim 2022/23, yang merupakan laba pertama dari tiga tahun berturut-turut.
Disisi lain Inter memulai dengan kerugian sebesar €246 juta, secara bertahap kerugian tersebut menurun hingga mencapai keuntungan sebesar €35 juta yang mereka capai tahun lalu. Kedua klub ingin memiliki organisasi yang sehat dan berkelanjutan serta kembali menjadi raksasa di Italia dan Eropa.
Milan memilih perdagangan pemain dengan memilih pemain yang tidak terlalu tua dan menjualnya sesuai kebutuhan demi mendapatkan keuntungan modal besar, contohnya Tijjani Reijnders. Namun musim ini Rossoneri mendatangkan beberapa pemain senior seperti Luka Modric dan Adrien Rabiot, seperti strategi yang diterapkan Nerazzurri.


Tidak ada komentar