-->

Breaking News

CEO Lega Serie A kembali bela AC Milan dan Como untuk pindahnya lokasi pertandingan ke Australia

 

Luigi De Siervo / sempremilan - foto by Valerio Pennicino

MaximalMilan - CEO Lega Serie A yaitu Luigi De Siervo kembali membela rencana AC Milan dan Como yang akan memindahkan pertandingan ke Australia.

De Siervo mencoba menjelaskan kepada Cronache di Spogliatoio tentang dinamika yang menyebabkan diambilnya keputusan untuk pertandingan Milan-Como dipindahkan ke Australia. Berikut beberapa komentar petinggi Serie A itu disampaikan melalui MilanPress.

Komentar Luigi De Siervo

"Jika anda bertanya kepada seorang atlet apakah dia ingin terbang 20 jam untuk memainkan pertandingan sepak bola liganya, dia jelas akan mengatakan itu gila. Jika anda bertanya kepada pelatih yang bermain untuk mengejar Scudetto atau tempat di Liga Champions, dia juga akan mencoba untuk melawan. Jika anda bertanya kepada penggemar, tidak ada yang mau melepaskan kesempatan untuk pergi ke stadion."

Tapi di sini pertanyaan apakah kita menginginkan telur hari ini atau ayam besok. Siapa pun yang mengembangkan properti olahraga memiliki kewajiban untuk berpikir lima hingga sepuluh tahun ke depan dan kita harus melakukan lebih dan tidak kurang dari apa yang selalu dilakukan liga-liga utama Amerika."

"Jika anda ingin menjadi liga internasional, anda harus memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang tidak umum, tidak dimulai dengan mendengarkan firasat penggemar atau pemain yang memiliki minat jangka pendek atau menengah."

"Satu pertandingan Serie A dari 38- adalah pengorbanan kecil. Kita berbicara tentang 0.26% dari pertandingan yang akan dimainkan di belahan dunia yang lain. Saat ini, persetujuan tujuh otoritas berbeda diperlukan untuk memainkan pertandingan di luar negeri."

"Liga Serie A saat ini dalam proses yang ditetapkan oleh aturan ini, telah memperoleh lima dari tujuh otorisasi. Keuda tim, Milan dan Como, telah setuju. Di Italia, 20 dari 20 tim telah setuju, tidak seperti di Spanyol, di mana ada konflik internal."

"Disini semua orang setuju, Dewan Federal FIGC juga setuju dan kami juga memperoleh persetujuan dari konfederasi Eropa yaitu UEFA. Kami juga memperolah persetujuan dari Federasi Australia dan kami menunggu tanggapan dari Konfederasi Asia, yang akan mengeluarkan pendapatnya dalam beberapa hari."

"Setelah itu, otorisasai akhir yang diperlukan adalah persetujuan dari Gianni Infantino yang mewakili FIFA dan harus menjadi yang terakhir untuk menyelesaikan masalah ini. Dari sudut pandang teknis dan analisis secara menyeluruh, tidak ada alasan untuk mencegah pertandingan ini berlangsung."

Tidak ada komentar