-->

Breaking News

Massimiliano Allegri puas dengan performa anak asuhnya saat menundukkan Napoli

 

Massimiliano Allegri - foto by Marco Luzzani

MaximalMilan - Massimiliano Allegri memuji timnya setelah kemenangan 2-1 atas Napoli di San Siro dini hari tadi.

Allegri berbicara kepada DAZN setelah pertandingan, dia berbicara tentnag kemenangan yang diraih anak asuhnya dan apa arti kemenangan tersebut. Berikut komentar sang pelatih disampaikan melalui MilanNews.

Komentar Massimiliano Allegri

"Saya senang, itu adalah ujian penting. Itu adalah pertandingan yang sangat sulit melawan tim seperti Napoli dengan kualitas hebat. Kami memainkan babak pertama yang hebat, tetapi sayangnya di babak kedua, pengusiran dan penalti memaksa kami untuk.. Katakanlah kami mendapat latihan bertahan yang bagus."

"Sejujurnya sejak pertandingan pertama melawan Arsenal di musim panas. Kami bermain dengan dua gelandang serang, gelandang ganda dan Leao sebagai striker."

"Maka itu tergantung pada karakteristik kedua gelandang serang tersebut, jika dia lebih defensif maka dia menjadi mezzala. Sedangkan jika dia lebih menyerang maka dia menjadi gelandang serang."

"Kami selalu bekerja dengan cara ini dan sesekali kami mengubah segalanya dalam latihan untuk melihat apakah ada solusi berbeda yang mungkin berguna selama tahun ini."

"Di lini depan, kami memiliki Leao, Pulisic, Gimenez, Nkunku dan Loftus-Cheek yang telah bermain di antara lini tengah dan serang. Kami memiliki lima pemain untuk dua atau tiga tempat dan penting bagi semua orang untuk memperbaiki kondisi mereka, terutama Leao yang absen selama 45 hari dan tidak mendapatkan banyak waktu bermain."

"Luka adalah pemain yang sangat cerdas. Di liga Italia, dia adalah pemain yang memberi anda lebih banyak kualitas di depan pertahanan dan mengelola dirinhya sendiri dengan lebih baik. Dia juga sangat cerdas dalam bloking."

"Sepak bola itu aneh. Kami kebobolan dua gol dari satu-satunya dua umpan silang yang kami hadapi melawan Cremonese dan Maignan bahkan tidak melakukan satu penyelamatan pun. Paradoksnya, kami kebobolan lebih banyak melawan Bari daripada Cremonese, kami memiliki dua masalah dalam konsentrasi yang membuat kami kebobolan. Semakin banyak pemain bersama, semakin baik mereka."

Tidak ada komentar