Sergio Conceicao kritik kepemimpinan wasit setelah kekalahan dari AS Roma dan membalas perpisahannya
MaximalMilan - Sergio Conceicao melayangkan protes dengan mengatakan kartu merah Santiago Gimenez menunjukkan kurang konsistennya wasit di Italia.
Kekalahan 3-1 atas Roma memastikan poin AC Milan tidak akan mampu mengejar rival yang berada di atas dan memastikan mereka kehilangan kompetisi Eropa musim depan. Gianluca Mancini, Leandro Paredes dan Bryan Cristante menghukum Diavolo di stadion Olimpico, meskipun Joao Felix sempat mencetak gol tetapi gol tersebut tidak membantu apa pun pada akhirnya.
Conceicao berbicara kepada DAZN setelah pertandingan dan dia tampak marah sekaligus kecewa dengan hasil akhir pertandingan dini hari tadi, berikut komentarnya disampaikan melalui MilanNews.
Komentar Sergio Conceicao
"Tidak mudah setelah kalah di final, di final yang terdapat insiden namun insiden terjadi sepanjang tahun dan tidak berjalan sesuai harapan kami. Hasil negatif selalu hadir karena kesalahan kami atau kesalahan orang lain."
"VAR hari ini adalah VAR yang sama saat melawan Bologna. Melawan Bologna ada insiden siku yang sama pada Gabbia tetapi VAR tidak memanggil wasit. Sekarang kita berbicara tentang gelar, tempat di Eropa, saya tidak mengatakan kami pasti menang jika tanpa kartu merah itu tetapi itu adalah hal yang sulit diterima."
"Memainkan pertandingan yang seimbang dengan Roma setelah kartu merah tidaklah mudah. Kami mencoba memberikan yang terbaik, tidak ada yang bisa dikatakan tentang itu, bahkan dibabak pertama Roma tidak menyentuh bola. Saya yakin kami bisa unggul pada pertandingan ini."
"Gol kedua dari bola mati, tidak bisa kebobolan seperti itu. Kami memiliki dua peluang mencetak gol dengan Jovic dan Leao untuk menyamakan kedudukan tetapi kami malah kebobolan gol ketika karena kurangnya konsentrasi karena sangat sulit 10 melawan 11."
"Saya selalu menjalani profesi ini dengan semangat dan pada akhirnya bukan masalah untuk mengucapkan selama tinggal atau tidak, saat ini juga sulit tetapi saya sangat dekat dengan para pemain saya."
"Singkatnya saya tidak akan mengatakan apa pun. Untuk menghormati pemain di atas lapangan yang memberikan segalanya karena kami adalah Milan. Pelanggaran terhadap Kome pada gol kedua harusnya tidak ada, sedangkan pelanggaran terhadap Sottil harusnya ada. Mudah menilai hal itu, saya telah berkecimpung di sepak bola profesional selama 25 tahun."
"Semua insiden ini tidaklah mudah. Saya adalah penggemar sepak bola yang sangat aktif dan saya meminta maaf karena tidak dapat mendampingi para pemain. Setelah mengucapkan selamat tinggal atau tidak, saya pikir kita semua berada di momen di mana kita harus tetap bersatu sebagai sebuah tim. Ini bukan musim yang mudah tetapi kami juga di sini untuk mengambil semua tanggung jawab."


Tidak ada komentar