Theo Hernandez, Sang Kapten Sesungguhnya!
MaximalMilan - Theo Hernandez bahwa dirinya tidak berada dalam performa terbaik di awal musim namun sekarang dirinya merasa sudah lebih baik dan dia juga menjadi salah satu pemain penting AC Milan ketika membungkam Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions tadi malam.
Pada lanjutan matchday ke-4 Liga Champions tadi malam, AC Milan membuat gebrakan dengan mengalahkan Real Madrid 1-3 di Santiago Bernabeu. Milan memimpin lebih dulu dari tandukan Malick Thiaw dari tendangan sudut, kemudian di samakan oleh penalti Vinicius Jr 11 menit berselang namun Milan kembali memimpin dengan aksi Alvaro Morata hingga turun minum.
Babak kedua bergulir, tepatnya pada menit ke-73 Tijjani Reijnders memastikan kemenangan AC Milan dengan skor 1-3 hingga peluit panjang dan mengantarkan AC Milan mencuri 3 angka dari kandang Real Madrid.
Seperti dilansir dari sempremilan, Theo berbicara kepada Sky setelah pertandingan berakhir. Pada wawancara tersebut dirinya membahas terkait emosi yang dirasakan setelah menang di stadion yang dirinya sebut sebagai "rumah", berikut komentarnya dikutip dari MilanNews.
Komentar Theo Hernandez
"Saya merasa tidaklah mudah untuk menang di sini, di Bernabeu, namun kami dapat memainkan pertandingan yang hebat, baik secara bertahan maupun menyerang. Seperti yang dikatakan oleh pelatih, saya tidak 100% (diawal musim) secara fisik maupun mental, tetapi sekarang saya sudah lebih baik dan kami memainkan pertandingan yang hebat" ujarnya.
"Yang terpenting bukanlah menjadi kapten dalam pertandingan ini tetapi dalam semua pertandingan yang saya mainkan. Saya sangat senang. Kami harus terus bekerja keras dan kami harus melakukan hal yang lebih baik. Kami harus memikirkan pertandingan sabtu yang bahkan lebih penting."
"Seperti yang kita semua tahu, Leao tidak berada di momen terbaik tetapi sebagai tim dan saya sebagai rekannya, kami membantunya setiap hari. Hari ini kami melihat Leao yang sebenarnya yang ingin kami lihat mulai sekarang."
"Melewatkan peluang besar di babak kedua? saya menganggapnya agak buruk (tertawa), tetapi hal seperti itu bisa terjadi." tambahnya.
"Saya pikir pelatih mempersiapkan pertandingan ini dengan sangat baik, kami tahu bahwa Vinicius sangat kuat dalam situasi satu lawan satu. Musah dan Emerson melakukan pekerjaan yang baik untuk menghentikan Vini. Saya tidak tau apakah akan ada masa depan, kami harus menunggu dan bertanya kepada pelatih (tertawa)." tutup pria 27 tahun itu.


Tidak ada komentar